Apa Itu Respirator? Lengkap Tipe dan Masing-Masing Kegunaannya

Apa itu Respirator

Pernah mendapatkan pertanyaan tentang apa itu respirator? Sebenarnya nama respirator sendiri kurang populer. Karena banyak orang yang lebih mengenalnya sebagai masker.

Apa itu Respirator?

Nah respirator ini, merupakan sebuah alat yang digunakan untuk memberikan perlindungan terhadap udara kotor atau udara yang terkontaminasi.

Beberapa orang berpendapat bahwa nama masker untuk merepresentasikan respirator kurang tepat. Alasannya karena kita tahu bahwa masker lebih digunakan sebagai alat untuk memberikan perlindungan terhadap lingkungan terhadap kontaminan yang berasal dari pengguna masker. Misalnya seseorang yang bekerja di industri makanan mengenakan masker karena bertujuan untuk membuat makanan tersebut tidak terkontaminasi air ludah para pekerja.

Contoh lainnya adalah suster yang ada di rumah sakit mengenakan masker untuk menghindarkan pasien agar tidak sampai terkontaminasi suster maupun pasien yang merawatnya. Dikarenakan masker tidak pas ke wajah membuatnya tidak dapat difungsikan sebagai pelindung bagi si pemakai. Sementara untuk respirator wajib fit di wajah sehingga mampu memberikan perlindungan bagi si pengguna agar tidak sampai terkontaminasi lingkungan.

Maka dari penggunaan respirator sangat penting. Terutama bagi kamu yang sekarang bekerja di industri tertentu. Bahkan tidak mengenakan respirator bisa membuatmu terkena sanksi. Maka dari itu, seluruh pekerja wajib patuh terhadap aturan berlaku, termasuk aturan yang mewajibkannya mengenakan respirator.

Tipe Respirator

Secara umum terdapat empat jenis respirator. Keempat jenis tersebut akan kami jelaskan secara lengkap di bawah ini.

1. NAPR atau Nonpower Air Purifiying Respirator

NAPR merupakan alat yang berperan untuk memurnikan udara dari adanya kontaminan. Alat ini hanya bisa kamu gunakan pada kondisi atmosfer yang di dalamnya memiliki oksigen dengan kadar minimal 19,5%. Nonpower Air Purifying Respirator bekerja dengan cara memurnikan udara yang tercemar oleh aerosol, partikel, gas, maupun uap sebelum udara tersebut masuk ke dalam saluran pernapasan.

Aliran udara yang masuk ke dalam pernapasan dengan melalui NAPR akan secara alami dialirkan oleh pernapasan dari pengguna NAPR tersebut tanpa memerlukan bantuan sistem lainnya. Terdapat dua jenis NAPR yang umum digunakan yaitu respirator gas & uap serta particulate respirator.

  • Respirator Gas & Uap

Apa itu respirator - Chemical Cartridge Resporator

Apa itu respirator  gas dan uap? Jenis NAPR yang pertama ini sebenarnya memiliki nama lain “Chemical Cartridge Resporator” atau ada juga yang menyebutnya “Gas Masks”. Adapun yang menjadi pembeda adalah untuk gask mask memakai komponen berupa pemurni alami yang dinamakan canister. Ukuran canister lebih besar dibandingkan cartridge yang ada pada chemical cartridge respirator.

Cara kerjanya adalah nanti gas maupun uap akan ditangkap sorbent atau bahan yang berfungsi menyerap uap dan gas, lalu akan menyimpannya. Kemampuan atau daya serap dari sorbent bergantung pada jenis maupun luas permukaan yang bisa menyerap gas maupun uap tersebut. secara umum luas permukaan pada sorbent adalah 1500 m2/gram.

Gas maupun uap yang nanti melewati sorbent akan secara otomatis terikat di permukaan sorben baik secara kimia maupun secara fisik yang lebih dikenal dengan istilah absobsi. Absorbsi sendiri merupakan kemampuan dari sorbent di dalam mengikat molekul gas serta uap (baik secara kimia maupun fisik). Biasanya untuk daya lekat fisiknya cenderung lemah dan dapat kembali lepas. Untuk daya ikat secara kimia cenderung lebih kuat.

Uap dan gas akan memanfaatkan karbon aktif yang telah ditreatmen terlebih dahulu. Setelah itu baru ditambahkan bahan kimia khusus yang memiliki sifat selective agar bisa mengikat gas dan uap tertentu.

  • Particular Respirator

Particular Respirator

Untuk jenis NAPR yang kedua ini berperan dalam memurnikan udara yang berasal dari berbagai partikel yang telah tersuspensi di udara alias aerosol.

Filter pada respirator ini juga berperan dalam menangkap aerosol maupun partikel dengan menggunakan metode penyaringan. Dengan begitu, udara yang masuk melewati respirator akan berubah menjadi bersih.

Sementara mekanisme penyaringannya dilakukan oleh filter yang akan melakukan penyaringan secara mekanik. Hal ini juga bergantung pada kerapatan atau density dari serat filter. Untuk bisa meningkatkan daya saringnya, maka biasanya ditambahkan muatan listrik statis pada bahan fiber tersebut.

Dengan begitu kemampuannya dalam menyaring bisa lebih efektif karena dapat menyaring partikel yang ukurannya lebih kecil. Kemudian untuk tingkat efisiensi penyaringan juga bergantung pada ukuran partikel itu sendiri.

Secara umum partikel yang memiliki ukuran mulai dari 0,1 sampai dengan 1.0 mikron yang memang sangat sulit ditangkap.

Ini juga menandakan tingkat penetrasinya tinggi. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, partikel dengan ukuran 0.3 mikron adalah partikel yang sangat tinggi penetrasinya alias paling sulit ditangkap. Melalui ukuran inilah kemudian muncul standar terkait efisiensi dari sebuah respirator.

2. Powered Air-Purifying Respirator atau PAPR

Powered Air-Purifying Respirator atau PAPR
Source: www.penntoolco.com

Respirator yang kedua ini bekerja dengan memakai pompa udara. Pompa udara tersebut berguna untuk menarik maupun mendorong udara agar masuk ke respirator atau filter. Secara umum, blower udara atau pompa udara menggunakan baterai.

Selain itu, ada PAPR yang memiliki bentuk seperti full mask, half mask, serta loose fitting facepiece helmets atau hoods. PAPR juga harus memakai HEPA filer yang memiliki tingkat efisiensi yang tinggi yang telah melalui serangkaian pengujian dari panas maupun kondisi uji yang telah ditetapkan.

Dikarenakan PAPR merupakan sebuah sistem pemurnian udara, maka PAPR disarankan untuk tidak digunakan di ara yang termasuk IDLH atau Immediate Dangarous to Life and Health atau area yang memiliki kondisi atmosfer dengan oksigen di bawah 19.5%.

3. Supplied-Air Respirator (SAR)

Supplied-Air Respirator (SAR)  

Penjelasan berikutnya masih tentang apa itu respirator berdasarkan jenisnya adalah mengenai SAR. Ini adalah jenis respirator yang akan memberikan udara segar. Udara tersebut berasal dari luar area yang sudah terkontaminasi. Pasokan udara akan kamu dapatkan melalui selang yang berasal dari tanki penyimpanan udara.

respirator tidak mempunyai filter kontaminan udara maupun cartridge. Maka dari itu kualitas pasokan udara bergantung pada udara luar yang merupakan sumber penyimpanan udara bersifat eksternal. Kamu juga perlu memahami bahwa respirator lebih umum digunakan terhadap lingkungan yang tidak termasuk IDLH.

4. Self Contained Breathing Apparatus (SCBA)

Self Contained Breathing Apparatus (SCBA)

SCBA merupakan alat bantu pernapasaran yang dipakai pada jangka waktu tertentu. Alat ini akan kamu gunakan dengan berdasarkan berapa banyak jumlah oksigen yang ada di alat tersebut. Jadi, nanti self contained breathing apparatus ini akan menyimpan oksigen atau udara terkompresi. Bisa juga berupa oksigen cair maupun bahan kimia yang berasal dari oksigen.

Alat SCBA ini tidak membutuhkan supplai udara yang berasal dari tempat lain. Itu artinya, respirator ini tidak memerlukan pasokan udara dari luar. Biasanya SCBA akan dipakai pada area yang sudah terkontaminasi dengan kadar yang sangat tinggi. Dengan begitu perlu adanya perhatian terhadap kemungkinan bisa terpapar udara terkontaminasi tersebut ke kulit.

Uap serta gas teretntu dengan konsentrasi yang tinggi bisa menyebabkan kerusakan pada bagian tubuh lainnya selain termasuk pernapasan. Contohnya ketika ada udara yang terkontaminasi ammonia dengan konsentrasi sekitar 3%, kondisi ini mengakibatkan luka bakar.

Selain itu, ada juga Asam Hydrocyanic yang berbentuk gas. Ketika zat tersebut ada di kondisi dengan suhu di atas rata-rata, berpotensi menembus kulit sehingga mengakibatkan keracunan sistemik. Maka dari itu, agar terhindar dari potensi bahaya sepreti ini sangat dianjurkan mengenakan perlindungan diri atau APD secara tepat. Termasuk juga mengenakan respirator.

Kegunaan Masker Respirator

Masih berkaitan dengan pembahasan apa itu respirator. Penjelasan berikutnya yaitu seputar apa saja fungsi dari adanya masker respirator ini. Beberapa fungsinya mungkin sudah kamu rasakan meskipun mungkin kamu belum menyadarinya. Beberapa kegunaan dari masker respirator tersebut adalah seperti di bawah ini.

1. Covid

Kegunaan yang pertama adalah masker respirator berfungsi untuk melindungi dirimu agar tidak terkena virus Covid. Kita tahu bahwa virus Corona telah menyerang banyak manusia dari berbagai dunia. Hampir semua negara mengalami masalah Covid-19, termasuk Indonesia.

Di negara kita jumlah orang yang meninggal karena Covid sudah sangat banyak. Pemerintah terus berusaha untuk terus memberikan yang terbaik. Salah satunya adalah dengan menghimbau agar masyarakat melakukan vaksinasi. Meskipun sudah melakukan vaksinasi, masyarakat juga harus tetap waspada karena virus bisa menyerang kapan saja dan di mana saja.

Untuk itu perlu melakukan tindakan pencegahan. Selain vaksin, tindakan pencegahan lainnya adalah dengan rutin mengenakan masker. Dengan memakai masker, kamu bukan hanya melindungi dirimu sendiri melainkan juga orang lain. Mengenakan masker akan menurunkan risiko tertular Covid.

Namun masker yang kamu kenakan tentunya masker yang berkualitas. Selain itu, pasang masker dengan posisi yang benar. Jangan hanya yang penting membeli masker atau yang penting masker tersebut kamu kenakan. Posisi masker juga harus kamu perhatikan.

2. Melukis

Selain untuk menurunkan risiko terkena Covid, masker respirator juga bermanfaat ketika kamu ingin melukis. Memiliki hobi melukis adalah sesuatu yang jarang dimiliki orang. Akan tetapi, kamu harus tetap memperhatikan kondisimu, terutama terkait pernapasan.

Mungkin kamu melukis dengan bahan yang memiliki bau agak menyengat. Untuk melindungi pernapasanmu, maka kamu harus mengenakan masker respirator. Alat ini akan membantu menyaring udara sehingga udara yang kamu hirup bukan udara yang terkontaminasi melainkan udara bersih. Ini membuat pernapasanmu tidak mengalami masalah.

Memang terlihat sederhana namaun dengan mengenakan masker respirator ketika melukis, kamu bisa terhindar dari risiko sesak nafas. Jadi, kenakan masker ketika ingin melukis dengan bahan yang memiliki bau agak menyengat.

3. Asap

Selain dua hal di atas, manfaat lain dari masker respirator adalah untuk melindungimu dari asap. Asap merupakan polusi udara yang membuat orang bisa sesak nafas jika menghirupnya. Bahkan kamu juga akan batuk-batuk atau bahkan mengalami masalah pernapasan lain jika kamu menghirup asap.

Apalagi jika asap yang kamu hirup tersebut pekat. Untuk terhindar dari kondisi yang membahayakan ini salah satu cara adalah dengan mengenakan masker respirator. Masker bermanfaat untuk melindungimu dari udara yang terkontaminasi. Kamu bisa menghirup udara segar sehingga tidak menyebabkan masalah pada pernapasan.

Namun seperti penjelasan sebelumnya bahwa pastikan masker respirator yang kamu kenakan posisinya sudah benar. Ketika posisinya sudah benar, maka kamu akan memperoleh perlindungan secara maksimal.

4. Perlengkapan APD

Kegunaan masker respirator yang keempat adalah sebagai salah satu perlengkapan APD. Alat pelindung diri merupakan kumpulan dari beberapa alat yang dipakai untuk melindungimu dari kondisi atau hal-hal yang tidak diinginkan. Beberapa contoh alat APD adalah helm keselamatan, sepatu, sabuk, sarung tangan, dan termasuk masker respirator.

Setiap APD memiliki fungsinya masing-masing. Orang yang mengenakannya pun juga orang tertentu dan terkandung di mana orang tersebut bekerja. Berkaitan dengan perlindungan pernapasan, maka respirator memiliki peran yang sangat besar. Kamu harus mengenakan respirator agar pernapasanmu tidak mengganggu.

Ini merupakan peralatan wajib yang kamu kenakan ketika kamu bekerja d tempat yang memiliki bau menyengat atau udara yang terkontaminasi. Ketika memakai masker respirator, risiko menghirup udara yang terkontaminasi bisa kamu minimalisir. APD saat sudah banyak penyedianya secara online. Salah satunya pada situs Rian Jaya Safety, penyedia peralatan safety secara online dan toko fisik tentunya. Kamu juga bisa melakukan pekerjaanmu dengan tenang tanpa khawatir mengalami masalah yang tidak kamu harapkan.

Tips Memilih Masker Respirator Terbaik untuk Keamanan di Tempat Kerja

Setelah mengetahui apa itu respirator dan beberapa fungsi dari respirator. Sekarang kamu juga perlu tahu apa saja tips dalam memilih masker tersebut. Memilih masker tidak boleh kamu lakukan sembarangan. Ada beberapa poin yang perlu kamu pertimbangkan agar masker yang kamu pilih benar-benar bermanfaat.

1. Pilih Sesuai dengan Kebutuhan

Tips pertama adalah kamu perlu memilih masker yang sesuai kebutuhanmu. Sebelumnya kami telah menjelaskan bahwa ada beberapa jenis respirator. Setiap jenisnya memiliki fungsinya masing-masing. Misalnya kamu ingin mengenakan masker respirator untuk melindungimu dari Covid, maka pilihlah yang sesuai.

Hal yang sama ketika mengenakan masker respirator sebagai pelindung pernapasan ketika melukis. Untuk itu kamu harus bisa memilih mana masker yang tepat. Dengan memilih sesuai kebutuhan maka masker tersebut akan bekerja secara efektif. Kamu bisa melakukan aktivitas tanpa mengalami masalah pernapasan.

2. Pilih dari Brand Terpercaya

Berkaitan dengan apa itu respirator, kali ini tips penting untuk memilih masker adalah dengan memperhatikan brand atau merek. Nama suatu produk menentukan kepercayaan konsumen apakah produk tersebut memang berkualitas atau tidak. Hal yang sama berlaku ketika kamu memilih masker.

Masker yang kamu pilih harus dari brand yang terkenal. Jangan asal memilih masker respirator dari brand yang belum kamu ketahui reputasinya. Meskipun brand tersebut menawarkan masker dengan harga murah, kamu harus tetap selektif. Jangan mudah tergiur oleh penawaran murah karena ini berkaitan dengan kesehatanmu.

3. Pilih Sesuai Ukuran serta Bentuk Wajah

Tips ketiga dalam memilih masker respirator adalah memastikan bahwa masker yang kamu kenakan pas di wajah. Udara yang tercemar atau virus bisa masuk melalui pernapasan. Maka dari itu, sangat penting untuk memilih masker yang benar-benar sesuai dengan ukuran serta bentuk wajah.

Pastikan masker respirator yang kamu kenakan mampu menutup hidup maupun mulut secara baik. Kamu juga perlu mempelajari bagaimana cara mengenakan masker respirator tersebut. Tujuannya agar ketika mengenakannya benar-benar pas dan malah tidak menyulitkanmu.

Ketika memaksakan mengenakan masker respirator yang tidak pas di wajah, ini hanya akan mempersulitmu. Bahkan bisa saja kamu malah kesulitan bernapas padahal fungsi masker respirator adalah untuk memudahkanmu bernapas dan mendapatkan udara bersih.

Sekian penjelasan tentang apa itu respirator serta beberapa hal terkait. Kesimpulannya, respirator adalah alat pelindung pernapasan yang perannya sangat krusial. Ada beberapa jenis respirator yang mana setiap jenisnya mempunyai fungsi berbeda. Kamu juga perlu memahami bagaimana tips dalam memilih masker tersebut agar tidak sampai salah pilih.

You might also like

Tak ditemukan hasil apapun.

More Similar Posts

Menu